Untuk menghadapi UN (Ujian Nasional) tentunya kita tidak akan menggunakan SKS dong alias Sistim Kebut Semalam. Untuk menghadapinya kita harus sudah di bekali dengan berbagai macam soal dari sekolah maupun bimbel (bimbingan belajar). Dan mungkin bagi kalian yang belum siap menghadapi UN, UN merupakan hal yang paling menakutkan, tapi ada juga yang merasa senang saat menghadapi UN. Karena UN merupakan hal untuk menguji kemampuan kita selama 6 atau 3 tahun.
Detik-detik menghadapi Ujian Nasional tentunya kita harus banyak beribadah dan berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa. Tetapi beribadah dan berdoa tidak hanya dilaksanakan saat Ujian. Akan lebih baik jika kita melakukannnya secara rutin.
Dan adapun hal yang selalu membuat pikiran kita kacau saat Ujian. Misalnya ketika kita mengisi satu soal yang membingungkan pasti kita selalu mondar-mandir mencari contekan (itulah budaya Indonesia budaya nyontek), bukan begitu.. lebih baik kita mengerjakan soal lain yang menurut kita mudah, lalu baru kita menyelesaikan soal yang sulit tadi. Apalagi kalau kunci jawaban tersebar dimana-mana kita pasti akan tergoyah untuk menggunakan kunci jawaban itu. Kalau tergoyah itu tandanya kita belum percaya diri apakah mampu menjawab dengan jawaban sendiri. Tetapi kunci jawaban yang tersebar belum tentu benar, karena di dalam Ujian Nasional terdapat banyak paket. Apabila kunci jawaban yang kita dapat berbeda dengan paket soal, tamatlah riwayat kita mungkin jawabannya akan salah semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar