Jumat, 21 Februari 2014

ENTAH NAON

Dan dia pun menyerah, atas semua impian yang di idamkan nya. Merapuh tanpa laju, tanpa memberi arti. Semua diam saat dia merintih. Tak ada yang melirik, bahkan setetes embun pun tak pernah jatuh pada hatinya karna tak ingin di salahkan. Dalam hatinya berkata "perompak yang membiarkan hartanya di lepas demi seseorang itu palsu"

Yang Ngerti Jago Dehh =))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar